Rabu, 28 Juni 2017 | 19.08 WIB
Metro24Jam>SainsTek>Tak Berkategori>Methylene Blue, Antioksidan Melawan Penuaan

Methylene Blue, Antioksidan Melawan Penuaan

Kamis, 1 Juni 2017 - 00:17 WIB

IMG-15

Ilustrasi (ScienceAlert)

MARYLAND, metro24jam.com – Antioksidan yang umum digunakan sebagai pewarna di laboratorium suatu hari nanti bakal ditambahkan ke produk perawatan kulit sebagai cara untuk memperlambat tanda-tanda penuaan. Demikian hasil satu studi baru-baru ini mengenai efek zat kimia yang disebut Methylene Blue (Metilena Biru) pada sel kulit manusia.

Senyawa ini melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam membantu sel yang disebut fibroblas, untuk bertahan lebih lama, membelah lebih cepat, dan menunjukkan lebih sedikit indikator penuaan dibanding beberapa antioksidan lainnya.

Methylene Blue (Alibaba)

“Saya sangat bersemangat ketika melihat fibroblas kulit, berasal dari individu berusia lebih dari 80 tahun, tumbuh jauh lebih baik dalam media yang mengandung Methylene Blue dengan penanda penuaan seluler yang berkurang,” kata pimpinan peneliti Zheng-Mei Xiong dari University of Maryland, seperti dikutip ScienceAlert.

‘Penuaan seluler’ adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kapan sel normal berhenti membelah.

Fibroblas adalah bagian dari jaringan penghubung yang bertanggung jawab untuk memproduksi bahan seperti tulang rawan atau tulang.

Di kulit kita, fibroblas menghasilkan serat kolagen–komponen kunci dalam membuat kulit Anda cukup kuat agar tidak robek-yang panjang dan protein disebut elastin, untuk menambahkan kelenturan pada kulit sehingga bisa meregang dan menarik kembali.

Seiring bertambahnya usia, fibroblas menghasilkan jumlah kolagen yang lebih rendah serta jumlah enzim yang lebih tinggi yang memisahkannya.

Serabut kolagen yang rusak tidak akan seefektif serat utuh dalam memberi kulit struktur padat. Sel-sel itu juga tidak memberi fibroblas sesuatu untuk bertahan, sehingga menyebabkannya rontok dan membuat kolagen bahkan lebih sedikit lagi, dalam siklus umpan balik yang menyebabkan kulit menjadi lebih tipis mudah robek.

Sel fibroblas juga menghasilkan elastin dalam jumlah lebih sedikit dari waktu ke waktu, mencegah lapisan kulit tubuh menarik kembali ke permukaan bebas kerut dan halus.

Sayangnya, fibroblas cenderung membelah sekitar 60 kali sebelum mati, terutama karena DNA mengalami peningkatan jumlah kerusakan sel saat melakukan replikasi. Fibroblas juga cenderung menjadi lebih kaku seiring bertambahnya usia, sehingga sulit untuk bergerak melalui kulit.

Banyak hal yang dapat meningkatkan kerusakan DNA fibroblas, dari radiasi ultraviolet akibat sinar matahari hingga karsinogen dalam asap rokok. Satu ‘keluarga’ bahan kimia yang disebut spesies oksigen reaktif (ROS) juga dapat merobek DNA dan merusak struktur sel, menciptakan apa yang disebut stres oksidatif.

Meski kita bisa memakai tabir surya dan menghindari rokok, tapi tak banyak banyak hal yang bisa dilakukan untuk menghindari produksi ROS, karena ini merupakan hasil sampingan dari metabolisme normal tubuh kita.

Di sinilah perlunya antioksidan. Secara teoritis, ini adalah senyawa yang dapat mencegah molekul ROS mengoksidasi bahan kimia lain untuk mencegah kerusakan.

“Karya kami menunjukkan bahwa Methylene Blue bisa menjadi antioksidan kuat yang bisa digunakan dalam produk perawatan kulit,” kata peneliti senior Kan Cao.

“Efek yang kita lihat tidak bersifat sementara. Methylene Blue tampaknya membuat perubahan mendasar dan jangka panjang pada sel kulit,” ungkapnya.

Selama empat minggu, tim tersebut menerapkan Methylene Blue ke sel kulit dari donor paruh baya yang sehat, individu berusia di atas 80 tahun dan dari individu muda dengan progeria–suatu kondisi yang membuat usia tubuh mereka menua lebih cepat.

Peneliti juga menerapkan antioksidan pada jenis model kulit buatan berdasarkan jaringan hidup yang disusun berlapis untuk mensimulasikan epidermis manusia.

“Yang paling mengejutkan, kami melihat bahwa kulit model yang dirawat dengan Methylene Blue mempertahankan lebih banyak air dan meningkat ketebalannya–keduanya merupakan ciri khas kulit yang lebih muda,” kata Cao.

Penggunaan model epidermis sel hidup 3D ini juga menunjukkan janji untuk masa depan pengujian di bidang kosmetik.

“Mungkin, dalam perjalanannya kita bisa menyesuaikan sistem dengan bioprinting, sehingga kita bisa menggunakan sel pasien sendiri untuk sebagai platform pengujian yang sesuai dengan kebutuhan,” kata Cao.

Methylene Blue bukanlah barang baru bagi dunia farmakologi. Zat ini sudah biasa digunakan untuk mengobati kelebihan produksi hemoglobin dalam kondisi yang disebut methemoglobinemia.

Zat ini juga ditemukan pada banyak laboratorium mikrobiologi sebagai noda yang membuat nukleus di dalam sel tumbuhan dan hewan menonjol lebih jelas, serta indikator yang berubah menjadi biru dengan adanya oksigen.

“Kami sudah mulai merumuskan kosmetik yang mengandung methylene blue. Sekarang kami ingin menerjemahkannya ke dalam produk berharga,” kata Cao.

Konsentrasi yang digunakan dalam produk perawatan kulit tidak akan cukup untuk mengubah kulit Anda menjadi biru Smurf, namun dengan pengujian lebih lanjut, kemungkinan antioksidan ini bisa membantu manusia terlihat sedikit lebih muda.

Walau masih jauh dari produksi massal farmasi, setidaknya ada beberapa penelitian yang menyarankan penggunaan produk perawatan kulit dengan antioksidan tertentu mengurangi tanda-tanda penuaan.

Sampai kita memiliki cara yang lebih baik untuk membuat fibroblas berperilaku sebaik yang baru, kita mungkin perlu mengandalkan bantuan antioksidan seperti Methylene Blue untuk merawat kulit halus bayi. (asp/sci)


KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Penelitian Terakhir Luar Angkasa: Tak Didapat Bukti Adanya Alien
- Rabu, 26 April 2017 - 01:46 WIB

Penelitian Terakhir Luar Angkasa: Tak Didapat Bukti Adanya Alien

Memindai ribuan bintang yang jauh untuk menemukan jejak sinyal laser--yang oleh beberapa ilmuwan diperkirakan bisa memberi tanda-tanda kehidupan asing yang ...
Ini Bocoran Terbaru iPhone 8
- Kamis, 12 Januari 2017 - 07:04 WIB

Ini Bocoran Terbaru iPhone 8

Mungkin masih beberapa bulan lagi sebelum launching, tapi rumor tentang Apple iPhone 8 terus meramaikan jagat maya.Rumor terbaru datang dari ...
Berani Coba? Ilmuwan Bisa Memprediksi Lama Usia Anda dengan Tes Darah!
- Sabtu, 7 Januari 2017 - 08:48 WIB

Berani Coba? Ilmuwan Bisa Memprediksi Lama Usia Anda dengan Tes Darah!

Ini mungkin terdengar seperti premis film fiksi ilmiah. Tapi, percaya atau tidak, para ilmuwan di Boston University mengklaim telah menemukan ...
2017 Tiba, Sebagian Ponsel Tak Lagi Bisa Gunakan WhatsApp
- Senin, 2 Januari 2017 - 03:15 WIB

2017 Tiba, Sebagian Ponsel Tak Lagi Bisa Gunakan WhatsApp

Tahun 2017 tiba dan akhirnya WhatsApp mulai memblokir beberapa smartphone dari layanannya yang sangat populer.WhatsApp sudah lebih dulu memperingatkan para ...
Ilmuwan Michigan Ciptakan Nanogenerator, Alat yang Bisa Ngecas HP Selama Seminggu
- Sabtu, 10 Desember 2016 - 23:02 WIB

Ilmuwan Michigan Ciptakan Nanogenerator, Alat yang Bisa Ngecas HP Selama Seminggu

Hari-hari di mana Anda harus membawa charger ponsel ke mana-mana mungkin akan segera berakhir. Peneliti Michigan telah mengungkapkan sebuah terobosan ...
Ini Dia, Superbaterai Fleksibel yang Bisa Bikin HP Anda Tahan 1 Minggu
- Rabu, 23 November 2016 - 02:00 WIB

Ini Dia, Superbaterai Fleksibel yang Bisa Bikin HP Anda Tahan 1 Minggu

Ini mungkin menjadi akhir masa menjengkelkan dari persoalan mengecas handphone Anda setiap malam--dan tetap saja selalu kekurangan daya.Para peneliti ...