Senin, 23 April 2018 | 02.45 WIB
Metro24Jam>SainsTek>Tak Berkategori>Peristiwa Langka! Ular Boa Kembar Siam, Masing-masing Memiliki Jantung dan Saluran Pencernaan

Peristiwa Langka! Ular Boa Kembar Siam, Masing-masing Memiliki Jantung dan Saluran Pencernaan

Senin, 19 Maret 2018 - 08:08 WIB

IMG-118

Ular Boa kembar siam. (National Geographic)

CALIFORNIA, metro24jam.com – Baru-baru ini seorang peternak ular asal California baru saja mendapatkan seekor bayi ular Boa kembar Siam.

Lahir dengan dua kepala dan satu tubuh, bayi ular itu memiliki dua jantung terpisah. Ular yang baru berusia dua minggu, ditampilkan dalam program National Geographic.

Kedua kepala dilaporkan bisa bergerak bebas secara terpisah dan menjulurkan lidahnya masing-masing secara sendiri-sendiri.

Ular tersebut kemudian dibawa ke klinik dokter hewan Dr Susan Kelleher untuk diteliti lebih lanjut.

Klinik tersebut memang mengkhususkan pada perawatan hewan eksotis, dan seorang karyawan di sana, Dr Lauren Thielen, kemudian memeriksa ular berkepala dua tersebut.

Hasil pemeriksaan sinar-X terhadap ular itu, terungkap bahwa hewan melata berkepala dua itu juga memiliki dua jantung yang berfungsi. Tidak seperti hewan kembar Siam lainnya, biasanya cenderung hanya akan memiliki satu set organ internal.

“Saya kaget ketika mengetahui ular ini memiliki dua jantung. Tapi, ini sangat menarik ketika mengetahui bahwa ular kembar Siam, benar-benar dua ular dalam satu kulit luar,” sebut Dr Lauren Thielen.

Setelah hasil sinar-X mengungkapkan bahwa makhluk itu memiliki dua jantung, Dr Thielen menggunakan teknologi non-invasif yang disebut ultrasound doppler untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mesin itu memungkinkan dokter hewan bisa mendengarkan dua detak jantung, sekaligus memastikan bahwa hewan tersebut benar-benar memiliki sepasang organ, yang keduanya memompa darah ke dalam tubuh.

Ultrasound doppler juga memungkinkan dokter melacak aliran darah internal hewan.

Dr Thielen mengatakan bahwa dia belum pernah melihat seekor berkepala dua boa sebelumnya. Kasusnya jarang terjadi, tapi contoh ular berkepala dua lainnya telah tercatat.

Ular susu albino Honduras berkepala dua sebelumnya sudah ditampilkan di National Geographic.

Ular yang diberi nama Medusa, difilmkan saat pertama kali makan.

Momen itu akan menjadi penentu apakah hewan tersebut akan bertahan setelah tahap awal, dan hasilnya, Medusa lolos uji.

Beberapa makhluk berkepala dua selalu akan berkompetisi untuk makanan, tapi ketika salah satu dari dua kepala Medusa mulai mengkonsumsi tikus mati, kepala yang lain hanya menyaksikan tontonan itu dengan tenang.

Makhluk itu tampaknya menelan tikus mati tanpa masalah.

Keunikan lain dari ular boa kepala dua yang diperiksa Dr Thielen adalah, hewan itu juga memiliki dua saluran pencernaan.

“Jika ada dua sistem pencernaan, mungkin kita perlu memberi nutrisi pada kedua ular” kata Dr Thielen.

Dia menambahkan, bahwa hal ini berdampak negatif terhadap kemungkinan ular untuk bertahan hidup.

“Kebanyakan ular yang lahir seperti ini mati karena mereka tidak bisa mendapatkan nutrisi yang tepat, mereka berbagi ginjal atau mereka tidak bisa buang air besar secara normal,” katanya.

Dr Thielen mengatakan, bahwa nasib ular berkepala dua selalu berbeda. “Meskipun ular berkepala dua biasanya tidak hidup lama, ada beberapa laporan yang menyebutkan bahwa ia bisa tumbuh dewasa. Jadi kita harus meluangkan waktu dan melihat apa yang terjadi dengan nasib ular-ular ini,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Kelleher mengungkapkan kegembiraannya atas temuan hewan tersebut.

“Ini mungkin satu dari sejuta atau satu dari sepuluh juta. Sangat langka, tapi itu memang terjadi. Tapi saya belum pernah tahu hal itu terjadi pada spesies ini sebelumnya,” ungkap Dr Kelleher.

Ular Boa tidak menetas dari telur eksternal. Sebaliknya, hewan ini dilahirkan dari telur yang ada dalam tubuh induknya.

National Geographic mengatakan, bahwa boa berkepala dua ini mungkin disebabkan oleh embrio yang berhenti melakukan pembelahan, sehingga terjadi bayi kembar.

Kasus-kasus serupa yang pernah terjadi pada spesies hewan lainnya yang sudah dicatat adalah pada kucing, sapi, kura-kura, ikan angsa dan hiu. (dm/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Bioteknologi Balitbangtan Berhasil Kembangkan Jeruk Medan Tanpa Biji
- Senin, 16 April 2018 - 02:16 WIB

Bioteknologi Balitbangtan Berhasil Kembangkan Jeruk Medan Tanpa Biji

Jeruk merupakan salah satu buah yang sangat digemari di mana-mana. Ini disebabkan keunggulan buah yang rasanya enak (manis), bergizi tinggi, ...
Gelang Pintar Ini akan Memberitahu Jika Anda Sedang Dalam Bahaya
- Sabtu, 14 April 2018 - 09:12 WIB

Gelang Pintar Ini akan Memberitahu Jika Anda Sedang Dalam Bahaya

Seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Alabama berhasil mengembangkan alat yang tidak biasa untuk memerangi ancaman kekerasan seksual bagi wanita.Perangkat canggih itu ...
Benua Afrika Mungkin Terpisah! Retakan Besar Panjang Ditemukan di Kenya
- Minggu, 1 April 2018 - 10:54 WIB

Benua Afrika Mungkin Terpisah! Retakan Besar Panjang Ditemukan di Kenya

Satu rekahan besar yang sudah membentang sejauh beberapa mil panjang dan seakan mulai membelah Kenya memicu kekhawatiran bahwa Afrika akhirnya ...
4 Mitos Menyesatkan Soal Makanan Organik dan Hasil Rekayasa Genetik
- Selasa, 13 Februari 2018 - 16:38 WIB

4 Mitos Menyesatkan Soal Makanan Organik dan Hasil Rekayasa Genetik

Bagi sebagian konsumen, berbelanja di supermarket kadang harus dilakukan dengan membuat keputusan luar biasa.Setelah debat panjang di lorong belanjaan, dan ...
Hasil Penelitian: Hindari Menikah pada Valentine Day
- Senin, 12 Februari 2018 - 11:59 WIB

Hasil Penelitian: Hindari Menikah pada Valentine Day

14 Februari. Kedengarannya seperti hari paling romantis untuk melangsungkan pernikahan di tahun ini. Tapi, pasangan yang memilih mengikat janji setia ...
Begini Wajah Asli Nenek Moyang Orang Inggris yang Berasal dari Afrika
- Rabu, 7 Februari 2018 - 15:25 WIB

Begini Wajah Asli Nenek Moyang Orang Inggris yang Berasal dari Afrika

Orang Inggris kuno ternyata memiliki kulit hitam, rambut hitam keriting dan mata biru, menurut hasil uji DNA. Melansir ...