Senin, 23 April 2018 | 02.44 WIB
Metro24Jam>SainsTek>Tak Berkategori>Bioteknologi Balitbangtan Berhasil Kembangkan Jeruk Medan Tanpa Biji

Bioteknologi Balitbangtan Berhasil Kembangkan Jeruk Medan Tanpa Biji

Senin, 16 April 2018 - 02:16 WIB

IMG-127

Jeruk Medan seedless yang sudah berhasil dikembangkan Balitbangtan Departemen Pertanian RI. (ist/metro24jam.com)

JAKARTA, metro24jam.com – Jeruk merupakan salah satu buah yang sangat digemari di mana-mana. Ini disebabkan keunggulan buah yang rasanya enak (manis), bergizi tinggi, penampilannya menarik dan mudah cara mengkonsumsinya.

Sebagian jeruk impor digemari karena sebagian sudah memenuhi preferensi pasar yaitu warna buah menarik, mudah dikupas dan seedless (tidak berbiji).

Dalam upaya untuk menekan impor jeruk, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Departemen Pertanian RI coba melakukan upaya peningkatan mutu dan jumlah spesies jeruk yang ada di Nusantara.

“Beberapa jenis jeruk Nusantara memiliki kelemahan antara lain, bijinya banyak, warna kurang menarik dan rasanya agak masam,” sebut Dr Mia Kosmiatin dalam siaran pers yang diterima redaksi, Minggu (15/4/2018).

Karena itu, menurut Dr Mia, karakter seedless (tidak berbiji atau bijinya sangat sedikit) merupakan salah satu karakter buah jeruk yang sangat diinginkan.

“Melakukan pemuliaan untuk menghasilkan jeruk seedless merupakan salah satu upaya untuk memperbaiki kualitas jeruk kita,” sambungnya.

Pemuliaan jeruk untuk karakter seedless sebenarnya sulit dilakukan dengan cara konvensional melalui persilangan seksual karena terkendala steriliitas jantan yang umum pada jenis jeruk seedless.

Untuk mengatasi kendala tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan melalui aplikasi bioteknologi selular.

“Pendekatan bioteknologi selular untuk menghasilkan buah seedless adalah dengan merakit tanaman triploid yang akan menghasilkan buah seedless. Ini dapat terjadi karena ketidakseimbangan perpasangan kromosom saat gametogenesis,” jelas Dr Mia.

Pada jeruk, perakitan tanaman triploid dapat dilakukan dengan menyilangkan tanaman diploid monoembrionik sebagai induk betina dengan tanaman tetraploid.

Namun, menurut Dr Mia Kosmiatin, di Indonesia hal ini tidak dapat dilakukan karena plasma nutfahnya belum ada. Karena itu, Perakitan tanaman triploid dapat dilakukan dengan mengkulturkan dan meregenerasikan jaringan endosperma yg secara alami tingkat ploidinya triploid membentuk tanaman lengkap (individu baru).

Balitbangtan sudah berhasil meregenerasikan jaringan endosperma jeruk Siam Medan. Hasil buah pada musim buah yang pertama menunjukkan karakter buah seedless.

Tanaman triploid jeruk Siam Medan tersebut saat ini sedang berbuah yang kedua kali dan selanjutnya akan di lakukan uji kebenaran sebelum didaftarkan sebagai VUB tanaman jeruk siam medan triploid atau seedless.

“Semoga jeruk ini segera dapat didaftar dan selanjutnya diperbanyak dan disebarkan agar dapat meningkatkan pendapatan petani, mutu gizi masyarakat sekaligus menghemat devisa,” tutup Dr Mia Kosmiatin. (*/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Gelang Pintar Ini akan Memberitahu Jika Anda Sedang Dalam Bahaya
- Sabtu, 14 April 2018 - 09:12 WIB

Gelang Pintar Ini akan Memberitahu Jika Anda Sedang Dalam Bahaya

Seorang mahasiswa pascasarjana Universitas Alabama berhasil mengembangkan alat yang tidak biasa untuk memerangi ancaman kekerasan seksual bagi wanita.Perangkat canggih itu ...
Benua Afrika Mungkin Terpisah! Retakan Besar Panjang Ditemukan di Kenya
- Minggu, 1 April 2018 - 10:54 WIB

Benua Afrika Mungkin Terpisah! Retakan Besar Panjang Ditemukan di Kenya

Satu rekahan besar yang sudah membentang sejauh beberapa mil panjang dan seakan mulai membelah Kenya memicu kekhawatiran bahwa Afrika akhirnya ...
Peristiwa Langka! Ular Boa Kembar Siam, Masing-masing Memiliki Jantung dan Saluran Pencernaan
- Senin, 19 Maret 2018 - 08:08 WIB

Peristiwa Langka! Ular Boa Kembar Siam, Masing-masing Memiliki Jantung dan Saluran Pencernaan

Baru-baru ini seorang peternak ular asal California baru saja mendapatkan seekor bayi ular Boa kembar Siam. Lahir dengan dua kepala ...
4 Mitos Menyesatkan Soal Makanan Organik dan Hasil Rekayasa Genetik
- Selasa, 13 Februari 2018 - 16:38 WIB

4 Mitos Menyesatkan Soal Makanan Organik dan Hasil Rekayasa Genetik

Bagi sebagian konsumen, berbelanja di supermarket kadang harus dilakukan dengan membuat keputusan luar biasa.Setelah debat panjang di lorong belanjaan, dan ...
Hasil Penelitian: Hindari Menikah pada Valentine Day
- Senin, 12 Februari 2018 - 11:59 WIB

Hasil Penelitian: Hindari Menikah pada Valentine Day

14 Februari. Kedengarannya seperti hari paling romantis untuk melangsungkan pernikahan di tahun ini. Tapi, pasangan yang memilih mengikat janji setia ...
Begini Wajah Asli Nenek Moyang Orang Inggris yang Berasal dari Afrika
- Rabu, 7 Februari 2018 - 15:25 WIB

Begini Wajah Asli Nenek Moyang Orang Inggris yang Berasal dari Afrika

Orang Inggris kuno ternyata memiliki kulit hitam, rambut hitam keriting dan mata biru, menurut hasil uji DNA. Melansir ...