Tuesday, 12 November 2019 | 17.16 WIB
Metro24Jam>SainsTek>Balitbangtan Lepas Kedelai Hasil Tinggi Berbiji Besar Biosoy 1 dan Biosoy 2

Balitbangtan Lepas Kedelai Hasil Tinggi Berbiji Besar Biosoy 1 dan Biosoy 2

Tuesday, 3 July 2018 - 13:49 WIB

IMG-138

Varietas Biosoy II. (ist/metro24jam.com)

JAKARTA, metro24jam.com – Kedelai merupakan sumber protein nabati paling popular dengan kandungan protein yang tinggi (36-43%) bagi masyarakat Indonesia. Konsumsi utamanya dalam bentuk tempe dan tahu, di samping produk lainnya seperti kecap, tauco dan susu kedelai serta pakan.

Indonesia merupakan negara produsen tempe terbesar di dunia dan menjadi pasar kedelai terbesar di Asia. Kedelai sebagai bahan baku utama tempe dan tahu sekitar 67% atau 1,96 juta ton harus diimpor dari luar negeri. Hal ini disebabkan produksi nasional kedelai masih jauh di bawah kebutuhan nasional.

“Peningkatan produktivitas melalui perakitan varietas unggul merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan produksi nasional kedelai. Varietas unggul kedelai yang dilepas hendaknya sesuai dengan preferensi masyarakat,” kata Dr Ir Asadi MS, dalam rilis yang diterima metro24jam.com, Senin (2/7/2018).

Menurut Asadi, varietas kedelai berbiji besar dengan bobot sekitar 20 gram/100 biji, lebih disukai oleh petani dan para pengrajin tahu tempe, karena mirip biji kedelai impor.

Semenjak tahun 2008, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumberdaya Genetik Pertanian (BB Biogen) telah melakukan program perbaikan genetik kedelai melalui evaluasi plasma nutfah, peningkatan keragaman melalui mutasi, persilangan dan seleksi.

Hasilnya diperoleh beberapa galur, di antaranya dua galur terbaik Ped-M-B-2896-1 dan Bulk-M-B-5-10 yang akhirnya dilepas menjadi varietas unggul baru (VUB) Biosoy 1 dan Biosoy 2.

“Pengujian-pengujian daya hasil dan multi-lokasi sebelum dilepas galur Ped-M-B-2896-1 dan Bulk-M-B-5-10 dapat mencapai hasil 2,71 t/ha dan 2,63 t/ha, atau 19 dan 16 % lebih tinggi dibandingkan varietas Grobogan atau 18 dan 14 % , lebih tinggi dibandingkan varietas Anjasmoro,” jelas Asadi.

Dua galur terbaik tersebut (Ped-M-B-2896-1 dan Bulk-M-B-5-10) berdasarkan hasil sidang pelepasan varietas oleh PPVTP (Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian) tanggal 18 April 2018, telah lulus dilepas sebagai VUB kedelai.

Pelepasan VUB ini diperkuat Surat Keputusan Mentan No 343/Kpts/TP.010/05/2018 dan No 344/Kpts/TP.010/05/2018. Kedua galur tersebut diberi nama Biosoy 1 dan Biosoy 2.

Biosoy 1 potensi hasilnya 3,3 ton/ha, sementara Biosoy 2 potensi hasilnya 3,5 ton/ha. Kedua varietas ini memiliki stabilitas hasil yang luas di berbagai lokasi pengujian.

Galur Biosoy 1 dan Biosoy 2 memiliki umur yang relatif sama (83-84 hari), atau 7-8 hari lebih dalam dari varietas Grobogan dan 3-4 lebih hari genjah dari Anjasmoro. Jumlah polong kedua varietas ini lebih banyak dibanding varietas Grobogan namun lebih sedikit dibanding jumlah polong Anjasmoro.

Ukuran biji terlihat dari bobot 100 butir biji Biosoy 1 dan Biosoy 2, masing-masing 21,74 g/100 biji dan 22,35 g/100 biji, jauh lebih besar dibanding Anjasmoro 16,14 g/100 biji dan juga lebih besar dari Grobogan 20,72 g/100 biji.

Varietas Biosoy 1 dan Biosoy 2 memiliki ukuran batang yang besar dan kokoh yang dicirikan oleh diameter batang yang lebar. Secara morfologis Biosoy 1 memiliki warna bunga dan warna hipokotil yang berbeda. Biosoy 1 warna bunganya putih dan warna hipokotilnya hijau, sedangkan Biosoy 2 warna bunga dan warna hipokotilnya ungu.

Data pendukung marka molekuler dengan Analisis SNP (Single Nucleotide Polymorphism) menggunakan 8 marka SNP secara spesifik varietas Biosoy 1 dan Biosoy 2 memiliki sidik jari DNA yang berbeda. Sidik jari DNA galur Biosoy 8 adalah TACAAGGGCA, dan Biosoy 11 AGCATGTGTA.

Pada Musim Tanam (MT) 1 dan MT 2 2018, Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) BB Biogen memproduksi benih penjenis (BS) dan benih dasar (BD) varietas Biosoy 1 dan Biosoy 2 tersebut.

Varietas Biosoy I (ist/metro24jam.com)

Pada MT 2 2018 dan MT 2019 benih pokok dan benih dasar, diharapkan kedua varietas ini sudah dapat didistribusikan ke petani-petani penangkar terutama di sentra-sentra produksi kedelai di Indonesia untuk diproduksi lebih lanjut benih dasar (BD), benih pokok (BP) dan benih sebar (BR)nya.

“Diharapkan, benih sebar kedua varietas unggul baru ini dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama sudah dapat didistribusikan ke petani-petani di berbagai wilayah di Indonesia sehingga berdampak terhadap peningkatkan produksi nasional kedelai menuju swadembada kedelai tahun 2020,” pungkas Asadi. (*/asp)


KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Ilmuwan Temukan Pertanda Bimasaksi Akan Bentrok dengan Galaksi Lain
- Friday, 14 June 2019 - 11:12 WIB

Ilmuwan Temukan Pertanda Bimasaksi Akan Bentrok dengan Galaksi Lain

Peneliti telah menemukan bahwa akan terjadi tubrukan antara Bimasaksi dengan galaksi lain. Hal itu ditandai dengan semakin mendekatnya orbit Antlia ...
Ini Flying-V, Pesawat yang Dikembangkan KLM, Penumpang Duduk di Bagian Sayap
- Tuesday, 11 June 2019 - 13:37 WIB

Ini Flying-V, Pesawat yang Dikembangkan KLM, Penumpang Duduk di Bagian Sayap

Perusahaan penerbangan Belanda KLM mendanai pengembangan pesawat berbentuk V yang dirancang untuk lebih hemat bahan bakar, dengan menempatkan penumpang di ...
Resmi! NASA Segera Buka Perjalanan Wisata dan Bisnis ke Stasiun Luar Angkasa
- Tuesday, 11 June 2019 - 13:07 WIB

Resmi! NASA Segera Buka Perjalanan Wisata dan Bisnis ke Stasiun Luar Angkasa

NASA baru saja mengumumkan bahwa mereka secara resmi telah mengizinkan warga biasa--non astronot--untuk terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, serta ...
Dari Mana Aslinya Asal Usul Ganja? Ini Hasil Riset Ilmuwan
- Tuesday, 21 May 2019 - 05:15 WIB

Dari Mana Aslinya Asal Usul Ganja? Ini Hasil Riset Ilmuwan

Sekian lama diketahui, tanaman ganja berasal dari Asia Tengah. Namun satu studi baru sepertinya akan mengungkap di mana tepatnya genus ...
WhatsApp Android Resmi Berlakukan Pembatasan Fitur Penerusan Pesan, Maksimal 5 Penerima
- Tuesday, 22 January 2019 - 19:24 WIB

WhatsApp Android Resmi Berlakukan Pembatasan Fitur Penerusan Pesan, Maksimal 5 Penerima

WhatsApp resmi memberlakukan pembatasan fitur forward (penerusan) yang akan membatasi pengguna dari meneruskan pesan kepada lebih dari 5 individu atau ...
Paru-paru Ini Ubah Air Menjadi Energi Bersih
- Tuesday, 25 December 2018 - 14:09 WIB

Paru-paru Ini Ubah Air Menjadi Energi Bersih

Memasukkan air ke paru-paru tentu akan menjadi saat-saat yang buruk bagi semua manusia. Tetapi ketika air memasuki "paru-paru" jenis baru ...
Place your ads here...