Sunday, 20 September 2020 | 17.05 WIB
Metro24Jam>SainsTek>Dari Mana Aslinya Asal Usul Ganja? Ini Hasil Riset Ilmuwan

Dari Mana Aslinya Asal Usul Ganja? Ini Hasil Riset Ilmuwan

Tuesday, 21 May 2019 - 05:15 WIB

IMG-149

Tanaman ganja. (Cannabis Business Times)

Value IMP 160×600

metro24jam.com – Sekian lama diketahui, tanaman ganja berasal dari Asia Tengah. Namun satu studi baru sepertinya akan mengungkap di mana tepatnya genus ini pertama kali berevolusi jutaan tahun lalu.

Dokumen-dokumen asal abad pertengahan menunjukkan, manusia telah berhipotesis tentang asal-usul geografis ganja selama lebih dari seribu tahun. Ilmuwan Arab terkenal, Ibnu Wahshiyya mengatakan, tanaman tersebut kemungkinan berasal dari India atau Cina pada 930 Masehi.

Tetapi, kelangkaan fosil cetak (bentuk daun yang dibuat pada benda-benda lain) dalam catatan sejarah, telah menyulitkan komunitas riset untuk mengidentifikasi hal lebih spesifik dibandung Asia Tengah. Bahkan, dengan booming popularitas ganja di banyak bidang akademik dan penyelidikan ilmiah pada saat ini.

“Meskipun banyak literatur yang muncul dalam tiga dekade terakhir, klasifikasi ganja dan pusat asalnya masih dalam perdebatan,” tulis John McPartland, pimpinan peneliti peneliti medis dari University of Vermont dalam sebuah makalah barunya, mengutip Science Alert, Senin (20/5/2019).

Untuk mengatasi kelangkaan fosil cetak tersebut, para ilmuwan akhirnya beralih ke serbuk sari genus Cannabis–pertama kali dipelajari sejak 1930-an untuk membantu melacak sejarah panjang tanaman tersebut.

Sejumlah penelitian serbuk sari fosil telah dilakukan dalam beberapa dekade. Sejak itu, ilmuwan bisa mengidentifikasi catatan kuno tanaman di seluruh Asia dan tempat lainnya, termasuk mencatat di mana tanaman tersebut tumbuh subur.

“Ganja tumbuh subur di padang rumput–habitat terbuka tanpa pohon,” tulis para peneliti.

Dalam studi mereka, McPartland dan timnya menyeleksi 155 studi fosil serbuk sari yang ada di Asia. Salah satu kesulitan dengan data tersebut adalah, bahwa banyak dari studi tersebut mengelompokkan butiran serbuk sari Cannabis dengan yang berasal dari tanaman genus Humulus.

Keduanya memang terlihat mirip, mengingat kedua tanaman itu berevolusi sekitar 28 juta tahun lalu.

Untuk mengatasi masalah identifikasi, para peneliti menggunakan teknik statistik yang melibatkan ‘proksi ekologis’, di mana mereka membedakan serbuk sari berdasarkan tanaman lain yang umum di wilayah tersebut secara probabilistik, termasuk genus Artemisia.

Berdasarkan bukti tersebut, hasilnya menunjukkan asal geografis ganja yang paling mungkin –meskipun itu kelihatannya merupakan hipotesis yang mustahil untuk dibuktikan.

“Kami menjembatani kesenjangan temporal antara tanggal divergensi (penyimpangan) dan serbuk sari tertua dengan memetakan penampilan awal Artemisia,” tulis tim tersebut.

“Data-data ini bertemu di Dataran Tinggi Tibet timur laut, di sekitar Danau Qinghai, yang kami simpulkan sebagai pusat asal ganja,” lanjut tim.

Setelah itu, tim menduga bahwa ganja menyebar ke barat, mencapai Rusia dan Eropa sekitar 6 juta tahun lalu, lalu dan ke timur, tepatnya Cina timur sekira 1,2 juta tahun lalu.

Penyebaran ini membuat berbagai tanaman Cannabis dengan mudah ditemukan di seluruh Eurasia. Dan tidak heran, kita bisa dengan mudah melihat berbagai varietas tanaman penghasil narkoba, hingga bahan baku serat untuk tali dan pakaian ini.

Hasil penelitian lengkap temuan ini dilaporkan dalam Vegetation History dan Archaeobotany. (sci/asp)


KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Samsung Resmi Rilis Galaxy Z Fold 2, Ini Beberapa Fitur Mewahnya!
- Wednesday, 2 September 2020 - 12:41 WIB

Samsung Resmi Rilis Galaxy Z Fold 2, Ini Beberapa Fitur Mewahnya!

Samsung secara resmi telah meluncurkan ponsel baru Galaxy Z Fold 2, dapat dilipat dengan layar 7,6 inci dan ketebalan 27 ...
Pecinta Smartphone Apple, Ini Bocoran Terbaru iPhone 12!
- Wednesday, 2 September 2020 - 11:51 WIB

Pecinta Smartphone Apple, Ini Bocoran Terbaru iPhone 12!

Seiring datangnya musim gugur di benua Amerika, itu artinya Apple juga sedang melakukan persiapan peluncuran iPhone terbarunya. Tahun 2020 ini ...
Apple Luncurkan IOS 13.7 yang Bisa Berikan Peringatan Paparan Covid-19
- Sunday, 30 August 2020 - 19:44 WIB

Apple Luncurkan IOS 13.7 yang Bisa Berikan Peringatan Paparan Covid-19

Pembaruan Apple pada perangkat lunak iPhone memungkinkan penggunanya menerima pemberitahuan paparan virus corona tanpa harus mengunduh aplikasi dari pihak ketiga.Versi ...
Ilmuwan Uji 14 Jenis Masker, Yang Terburuk Malah Tingkatkan Penyebaran Covid-19
- Monday, 10 August 2020 - 19:43 WIB

Ilmuwan Uji 14 Jenis Masker, Yang Terburuk Malah Tingkatkan Penyebaran Covid-19

Para ilmuwan telah melakukan tes pada 14 jenis masker wajah dan menemukan bahwa beberapa di antaranya bahkan membuat risiko infeksi ...
Wanita Ini Hamil Perawan Setelah ‘Pemanasan’ dengan Pacar, Kok Bisa? Ini Penjelasannya
- Friday, 24 July 2020 - 20:15 WIB

Wanita Ini Hamil Perawan Setelah ‘Pemanasan’ dengan Pacar, Kok Bisa? Ini Penjelasannya

Seorang wanita yang dijuluki sebagai 'Perawan Maria' mengklaim bahwa dia mengandung anak pertamanya tanpa menjalani hubungan seksual. Tapi dokter di ...
Habiskan Tabungan Orangtua Rp311 M Untuk Main PUBG, Remaja Ini Disuruh Kerja Bengkel
- Saturday, 4 July 2020 - 14:34 WIB

Habiskan Tabungan Orangtua Rp311 M Untuk Main PUBG, Remaja Ini Disuruh Kerja Bengkel

Seorang remaja asal Punjab, India, telah menghabiskan tabungan orangtuanya setara ratusan miliar rupiah hanya untuk permainan PUBG (PlayerUnknown's BattleGround) Mobile. ...
Loading...