Sunday, 20 September 2020 | 17.56 WIB
Metro24Jam>SainsTek>Ilmuwan Uji 14 Jenis Masker, Yang Terburuk Malah Tingkatkan Penyebaran Covid-19

Ilmuwan Uji 14 Jenis Masker, Yang Terburuk Malah Tingkatkan Penyebaran Covid-19

Monday, 10 August 2020 - 19:43 WIB

IMG-197

Penutup leher yang difungsikan sebagai masker akan membuat tingkat penyebaran Covid-19 makin meningkat. (GettyImages)

Value IMP 160×600

CALIFORNIA, metro24jam.com – Para ilmuwan telah melakukan tes pada 14 jenis masker wajah dan menemukan bahwa beberapa di antaranya bahkan membuat risiko infeksi Covid-19 semakin meningkat.

Seperti dilaporkan Business Insider, sejumlah peneliti di Duke University North Carolina melakukan pengujian terhadap semua jenis masker, mulai dari yang sering digunakan dokter hingga bandana serta topeng rajutan.

Hasilnya, Masker N95 yang digunakan para profesional medis menjadi yang terbaik dalam penelitian tersebut.

Ilmuwan menemukan, bahwa masker tersebut bekerja paling baik dalam menghentikan transmisi tetesan pernapasan saat penggunanya berbicara.

Berikutnya adalah masker bedah dan katun yang bisa dibuat di rumah. Hasil pengujian terhadap 2 jenis masker tersebut memperlihatkan bahwa keduanya bisa mencegah penyebaran virus corona.

Sedangkan yang terburuk dari semuanya adalah penutup leher yang juga dikenal sebagai pelindung kaki. Jenis ini disebut paling tidak efektif menghentikan penyebaran virus Covid-19.

Jenis yang sering digunakan para pelari dan pengendara motor itu disebut membuat jumlah droplet dari pernafasan bahkan semakin banyak menyebar.

Masker medis N95 menjadi yang terbaik dalam pencegahan penyebaran Covid-19. (AP via BusinessInsider)

Pasalnya, material masker memecah cairan yang keluar dari pernafasan menjadi partikel yang lebih kecil sehingga akan lebih mudah menyebar lewat udara.

Terburuk berikutnya, menurut para ahli dari Departemen Fisika Duke University tersebut, adalah masker rajutan serta bandana.

Salah seorang peneliti, Martin Fischer, mengatakan kepada CNN bahwa menggunakan atau memakai penutup leher akan membuat risiko infeksi dari pengguna terhadap orang lain akan semakin meningkat.

“Kami menegaskan bahwa kami benar-benar mengimbau semua orang untuk memakai masker. Tapi kami ingin mereka memakai masker yang benar-benar berfungsi,” katanya.

Para peneliti melakukan pengujian dengan menggunakan kotak hitam yang dilengkapi laser dan kamera ponsel.

Pengguna masker kemudian akan berbicara di dalam kotak ke arah laser dan tetesan pernapasan kemudian akan direkam oleh kamera.

Masker bedah, merupakan yang kedua terbaik dalam pencegahan Covid-19. (BBC)

Jumlah tetesan dari pengguna kemudian akan dihitung dengan algoritma komputer.

Fischer mengatakan, tes tersebut relatif sederhana dan dapat digunakan oleh perusahaan masker.

“Ini adalah alat visual yang sangat kuat untuk meningkatkan kesadaran bahwa masker yang sangat sederhana, seperti masker kapas buatan sendiri sangat efektif untuk menghentikan sebagian besar tetesan pernapasan,” katanya.

“Perusahaan dan produsen dapat menyiapkan hal ini dalam hal pengujian desain topeng mereka sebelum memproduksinya, yang juga tentu akan sangat berguna,” tandasnya. (BI/asp)


KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Samsung Resmi Rilis Galaxy Z Fold 2, Ini Beberapa Fitur Mewahnya!
- Wednesday, 2 September 2020 - 12:41 WIB

Samsung Resmi Rilis Galaxy Z Fold 2, Ini Beberapa Fitur Mewahnya!

Samsung secara resmi telah meluncurkan ponsel baru Galaxy Z Fold 2, dapat dilipat dengan layar 7,6 inci dan ketebalan 27 ...
Pecinta Smartphone Apple, Ini Bocoran Terbaru iPhone 12!
- Wednesday, 2 September 2020 - 11:51 WIB

Pecinta Smartphone Apple, Ini Bocoran Terbaru iPhone 12!

Seiring datangnya musim gugur di benua Amerika, itu artinya Apple juga sedang melakukan persiapan peluncuran iPhone terbarunya. Tahun 2020 ini ...
Apple Luncurkan IOS 13.7 yang Bisa Berikan Peringatan Paparan Covid-19
- Sunday, 30 August 2020 - 19:44 WIB

Apple Luncurkan IOS 13.7 yang Bisa Berikan Peringatan Paparan Covid-19

Pembaruan Apple pada perangkat lunak iPhone memungkinkan penggunanya menerima pemberitahuan paparan virus corona tanpa harus mengunduh aplikasi dari pihak ketiga.Versi ...
Wanita Ini Hamil Perawan Setelah ‘Pemanasan’ dengan Pacar, Kok Bisa? Ini Penjelasannya
- Friday, 24 July 2020 - 20:15 WIB

Wanita Ini Hamil Perawan Setelah ‘Pemanasan’ dengan Pacar, Kok Bisa? Ini Penjelasannya

Seorang wanita yang dijuluki sebagai 'Perawan Maria' mengklaim bahwa dia mengandung anak pertamanya tanpa menjalani hubungan seksual. Tapi dokter di ...
Habiskan Tabungan Orangtua Rp311 M Untuk Main PUBG, Remaja Ini Disuruh Kerja Bengkel
- Saturday, 4 July 2020 - 14:34 WIB

Habiskan Tabungan Orangtua Rp311 M Untuk Main PUBG, Remaja Ini Disuruh Kerja Bengkel

Seorang remaja asal Punjab, India, telah menghabiskan tabungan orangtuanya setara ratusan miliar rupiah hanya untuk permainan PUBG (PlayerUnknown's BattleGround) Mobile. ...
Alat Vital Luka Lantaran Kebanyakan Nonton Sex Game, Pria di AS Gugat Twitch Rp357 M
- Friday, 26 June 2020 - 17:41 WIB

Alat Vital Luka Lantaran Kebanyakan Nonton Sex Game, Pria di AS Gugat Twitch Rp357 M

Seorang pria di Amerika Serikat melayangkan gugatan terhadap layanan game live-streaming Twitch senilai US$25 juta atau lebih kurang Rp357 miliar ...
Loading...